Engga hanya di kawasan Bandung aja yang bisa bikin gelaran seru buat para pencinta musik indie. Yup, tepat hari Rabu (5/12/07). Literature Project (LP) Broadcast Media jatinangor yang berkerjasama dengan Hima Sastra Inggris dan Greenpeace menggelar acara yang dikasih ngaran Indie Air Recycle di Gor Pakuan Jatinangor. Acara yang udah memasuki tahun ketiga ini, emang banyak banget yang nungguin. Pasalnya tiap tahun selalu aja menampilkan anak-anak indie yang notabenenya udah populer. Contohnya tahun lalu, ada Goodnight Electric, White Shoes And The Couples Company, The Paps, Olive Tree, Glory Of Love, dll. Gmana nggak ditunggu coba oleh mahasiswa di Jatinangor ? Gelaran yang mengusung global warming ini sebelumnya menggelar pra event pada 3-4 Desember 2007 di Gerbang Unpad Jatinangor. Acaranya itu mulai dari bagi-bagi pin dan flyers, kampanye kaos daur ulang dan juga teatrikal kampanye global warming. Saking besarnya kepedulian anak-anak LP terhadap global warming, sampe-sampe ada yang rela lho berjemuran di panasnya matahari siang bolong dengan make kostum pocong yang membawa karton besar dengan berisikan anti global warming. Wah,saluut banget dech! Walau begitu, aksi anak-anak LP ini patut diacungi jempol karena mereka berhasil mengumpulkan sebagian besar hasil penjualan tiket untuk disumbangin ke badan khusus anti global warming internasional, Greenpeace. Acara yang dimulai tepat jam 4 ini, diawali dengan penampilan dari band audisi seperti Tuesday-Tuesday, 24 Hours Service, Never Summer, Getsuyoubi, Red Carpet, Nimbus Sirius dan Swing Star. Kelar break magrib baru dech acaranya bener-bener dibuka. Acara yang dipandu oleh duet MC Upiet dan Jaink ini diawali dengan penampilan dari The Retirement Of A Role (The Retro) yang mampu menarik massa tuk masuk kedalam venue acara. Setelah The Retro, ada Masked Heroes dengan single mereka Paradise Lover yang menggebrak panggung lewat lagu electricnya, band yang di endorse Greenlight n Moutley ini mampu membuat suasana semakin panas. Setelah itu, ada Goodbye Badminton dan Cascade yang lumayan sukses membuat penonton maju ke bibir panggung. Fiuhh, akhirnya bintang tamu yang ditunggu-tunggu muncul juga. Yup, siapa lagi kalo bukan D’Cinnamons. Dibuka lewat sapaan manis dari Dodo sang vokalis D’Cinnamons pun memainkan 6 lagu andalan mereka antara lain Selamanya Cinta, Loving You, Kuyakin Cinta, dll. Engga Cuma Dodo dan Laut aja yang bisa bikin gempar Jatinangor, Bona satu-satunya cowo di D’Cinnamons pun mampu membuat penonton cewe pun histeris hingga ada yang maksa-maksa buat naek ke atas panggung. Totally perfect deh performance mereka!! Engga bakalan nyesel deh dateng ke acara ini. Udah D’Cinnamons selesai ternyata masih ada lagi bintang tamu di Indie Air Recycle ini, memang Indie Air kali ini berbeda dari yang sebelumnya walau guest star udah keluar tetapi engga berarti acara ini langsung kelar gitu aja. Setelah D’Cinnamons masih ada Vincent Vega yang mampu membuat para cewe engga beranjak keluar dari venue. Ya iyalah performancenya sang vokalis mampu menghipnotis seluruh massa yang ada dalam venue saat itu. Wah, ternyata banyak juga lho yang suka musik reggae di Jatinangor, cause terbukti banget setelah kelar Vincent Vega, Subkultur mampu menggoyang seisi Gor Pakuan Padjadjaran. Apalagi ketika Subkultur bawain lagu sendiri, enggak disangka massa pun ikut nyanyi, bahkan sampai lagu terakhir pun, penonton masih nyanyiin lagu yang sama. Habis ber reggae, sekarang giliran Mesin Tempur yang nutup gelaran ini. Band metal satu ini, tetep kompak dengan topeng tengkorak yang dipakai selama performance berlangsung. Kali ini, dengan balutan hitam-hitam, Mesin Tempur mampu membuat akhir yang keren abis di Indie Air tahun ini. Dengan lagu-lagu metal mereka seperti Mari Berhitung, Becak Ti Guling, Mari Membaca, Bom Bali I, Bom Bali II, dan lainnya. Patut diacungi jempol aksi mereka!! Salut banget buat anak-anak LP Broadcast Media , apalagi pas denger tiket yang kejual lebih dari 1300 lembar. Wuihh, keren !! Jumlah segitu di kawasan Jatinangor udah sukses banget. Jadi gak sabar buat dating ke Indie Air ke-empat. Oia, acara yang kelar tepat jam 12 ini ternyata juga gak bakal sukses lho kalo tanpa sponsor yang udah ikut berpartisipasi khususnya untuk sponsor utama Indie Air tahun ini, Greenlight dan Moutley. Two thumbs up!!!
Reviewer Nadia
Edited by Oki
